IMG-20220803-WA0004

Kisah Buang Andrijono, Koordinir Rekan Kerja Kumpulkan Donasi untuk Berbagai Kegiatan Sosial

Miliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi membuat Buang Andrijono terus berjuang menggalang donasi bersama teman-teman kerja.

Dana yang dikumpulkan bersama rekan-rekannya itu digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan termasuk menjadi donatur tetap di Kotak Amal Indonesia.

“Saya hanya melihat apabila program atau info itu bagus. Pasti saya sampaikan kepada teman-teman untuk penggalangan donasi. Mendapatkan sesuatu hal yang positif itu tadi,” kata Buang Andrijono kepada redaksi, Selasa (2/8/2022).

Ia menceritakan, sejak 15 tahun lalu dirinya mengenal Kotak Amal Indonesia dan kemudian mengajak teman kantor yang bekerja di Perusahaan Farmasi PT Coronet Crown untuk membantu setiap program.

“Perjuangan mengenalkan Kotak Amal Indonesia ke teman-teman di kantor ya sudah 15 tahunan ini. Termasuk dulu di Surabaya belum ada Kotak Amal, yang ada hanya di Gresik. Saat itu ada program operasi mata katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” kenangnya.

Saat itu, dirinya bersama teman lain dan Kotak Amal Indonesia yang diwakili Ustadz Asfahani membawa masyarakat ke Gresik untuk menjalani utk menjalani operasi stlh pemeriksaan. setiap Hari Sabtu.

“Alhamdulillah itu berjalan. Banyak orang yang tercover, kami antarkan ke Gresik. Saya juga memegang kegiatan sosial lainnya. Saya tidak pilah-pilah,” tegasnya.

“Siapa yang mengajak dan programnya dibutuhkan masyarakat, itu yang kami bantu. Kami hanya mengkoordinir beberapa teman-teman jadi donatur itu saja,” tambahnya.

Pria berusia 50 tahun ini menyebutkan, selain sebagai donatur tetap Kotak Amal Indonesia, dirinya dan 50 lebih rekan-rekannya juga mengadakan kegiatan sosial lainnya.

Yaitu menjadi pengurus di Yayasan Bhakti Alumni Taman; pembina, penyantun anak yatim dan sosial Yayasan Al Amanah; koordinator donatur di tiga lembaga sosial dan Ketua Komite Boarding School di Sidoarjo.

Tidak berhenti di situ, Buang Andrijono juga mengaku selain menangani yayasan anak yatim juga menangani TPQ buat yatim dhuafa.

“Jumlah donatur ada 50 lebih. Jadi yang memegang donaturnya Kotak Amal itu,” sebutnya.

Di akhir pembicaraan, Buang Andrijono menyebutkan dirinya suka berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan karena itu merupakan panggilan dari hati.

“Awalnya dari hati karena suka.Seiring berjalannya waktu banyak pembelajaran yang bisa diambil,” lanjutnya.

Menurutnya dengan berbagi, maka seseorang akan merasa bahagia hidupnya.

“Ikut merasa bahagia saat melihat orang lain bahagia (sewaktu menerima bantuan). Selain itu, saya merasa di mampukan dan selalu ada kemudahan dari Allah. Juga meningkatkan rasa syukur, karena syukur tidak hanya di lisan,” paparnya memberikan nasehat.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *